[TIPS] JANGAN MALU MENJADI ANAK BROKEN HOME

Februari 20, 2018

Mungkin kalian sering banget denger istilah broken home? Broken home adalah sebutan untuk anak yang kehilangan perhatian keluarga (orangtua) yang diakibatkan oleh divorced (perceraian) yang pada akhirnya sang anak hanya bisa tinggal dengan satu orang tua entah ayah atau ibu.

Mungkin di dunia ini bukan satu atau dua anak yang mengalami hal yang sama sepertiku aku yakin! So, alesan aku menulis ini supaya kalian ngga usah berkecil hati sebagai anak broken home. Selalu ada hikmah di balik setiap kejadian loh temen-temen.

Tapi sebelumnya aku mau kasih tau apa aja dampak negatif bagi anak broken home. Pertama anak menjadi sangat introvert dan malu untuk bersosialisasi. Bukan sekedar malu biasa, anak yang broken home malu karena mereka tidak percaya diri akan dirinya dikarenakan tidak memiliki orang tua utuh seperti yang lain dan terkadang ada kecemburuan.

Kedua lebih sensitif dan melankolis karena psikis nya terganggu. Psikis terganggu disini bukan berkaitan dengan gangguan mental, melainkan ada sifat yang labil muncul setelah orangtua divorced. Contohnya kecilnya seperti, mudah marah, mudah tersinggung, dan mudah menangis. Ini sih aku alamin banget ketika mengalami suatu hal yang bisa dianggap biasa aja, tapi tiba-tiba aku suka melebih-lebihkan hal tersebut disitulah sifat labilku muncul.

Ketiga terkadang menyalahkan keadaan sampai membenci kedua orangtua. Dalam situasi tertentu kadang aku pun sering berpikir gitu dan ngga terima akan keadaan. Tapi buat apa coba kita menyalahkan keadaan. Just move on! Kita butuh masa depan and let it flow. Kalo mau nyalahin keadaan terus kapan mau majunya.

Keempat menurunnya keinginan untuk berprestasi. Biasanya anak yang broken home kehilangan motivasi dikarenakan berkurangnya kasih sayang yang menyebabkan kegiatan akademik terganggu. Memang udah ada studi juga sih bahwa anak yang broken home akan mengalami penurunan prestasi di akademik. Tidak adanya dukungan membuat anak broken home makin bertingkah semaunya saja tanpa memperdulikan keadaan dan diri sendiri.

Kelima dampak terhadap kesehatan ini loh yang musti ditekankan. Ternyata secara ngga langsung kita bisa mengalami stress dan terlalu memikirkan hal ini. Akibatnya bisa muncul kecemasan, pola tidur terganggu, bahkan bisa jatuh sakit. Makanya ada pepatah sakit itu munculnya dari pikiran memang bener. Jadi sebisa mungkin kita harus tetep relax dan jalani dengan santai.

Aku sendiri sudah hampir sekitar enam tahun menjadi anak broken home sejak ibu dan ayahku divorced. Tapi aku ngga mau makin berlarut-larut dalam keadaan. Aku harus bangkit dan memulai semuanya dari awal. Dan mungkin tips ini akan membantu kalian di luar sana yang mengalami hal ini.

  1. Carilah kegiatan-kegiatan yang kalian suka dan mulai fokus dengan hal tersebut. Seperti aku mempunyai passion di dunia makeup dan aku terus belajar tentang makeup. Hal-hal positif justru bisa mengurangi beban pikiran kalian sekaligus bisa terus mengembangkan bakat kalian. 
  2. Ceritakan hal yang mengganjal kepada saudara atau teman. Ini sih lumayan ngebantu banget selain bikin hati plong, setidaknya kalian bisa sharing mengenai permasalahan kalian. 
  3. Menghubungi kedua orangtua kalian dengan rutin. Orangtua adalah pengobat rindu terbesar dibanding siapa pun. Aku pribadi kadang suka lupa untuk menghubungi masing-masing dari mereka. Tapi ada kalanya kita harus tetap menjalin komunikasi agar chemistry tetap terjalin. 
  4. Jangan malu hanya karena kalian anak broken home. Justru kita harus menunjukkan kepada orang lain bahwa kita lebih mampu untuk menghadapi dunia. Karena, anak broken home lebih mandiri dibanding anak yang setiap saat dimanja. 
  5. Sekali-sekali pergi ke alam. Alam menjadi salah satu hal yang penting untuk tempat merenung terbaik. Terkadang aku harus mengucap syukur karena masih bisa diberikan kesempatan untuk menjalani babak hidup yang baru yang ngga akan semua orang bisa alamin. 
Nah, mungkin ini story time dan tips buat kalian para anak broken home di luar sana. Please kalian ngga usah berkecil hati ataupun malu! Aku yakin di setiap kejadian pasti ada hikmah yang bisa kita ambil. Semoga kita dapat menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama, kuat, dan mandiri. Kalo kalian punya tips lagi boleh share di kolom komentar karena aku pun ingin sharing dengan kalian!❤

You Might Also Like

3 komentar

  1. ya, dari diri sendiri untuk menunjukan pada dunia kalau kita bisa walau broken home ya, dan hrs bisa menata hati kita dulu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget ka tira walaupun kita beda tapi kita harus lebih hebat dari yang lain hihi makasih udah mampir❤

      Hapus
  2. Setuju, Mbak. Saya bukan termasuk yang broken home. Tapi saya sepakat untuk selalu belajar mengambil hikmah :)

    BalasHapus

REVIEW : EMINA LIP TINT MAGIC POTION (SMITTEN) LIPTINT ALA KOREA RASA LOKAL?

Cewe-cewe Indonesia lagi demam makeup dan banyak sekali Beauty Enthusiast. Berbagai macam brand lokal sedang gencar-gencarnya melakukan ban...